Demi menumbuh kembangkan ilmu sastra, dosen pengampuh mata kuliah Sejarah Sastra Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Kie Raha Masayu Gay, M.Pd menghadirkan Sastrawan Maluku utara Syahryan Khamary untuk berbincang-bincang dengan mahasiswa terkait perkembangan sastra kontemporer pada era industry 4.0 (Sabtu, 12 Juni 2021).

Selama perbincangan berjalan, salah satu mahasiswa semester II (dua) Burhanuddin Zamal menanyakan mengapa begitu menyukai menulis puisi? jawabannya jika ia tidak menulis puisi lantas siapa yang merawat seni sastranya.

Ketua Program Studi Agus Boriri, M.Pd mengapresiasi positif terkait kegiatan ini. Kegiatan semacam ini akan terus diselenggarakan dalam rangka menjalankan program “Sastrawan Masuk Kampus” sekaligus mengembangkan Sanggar MAPARADA STKIP Kie Raha. Beliu berharap agar program studi selalu membuka diri untuk menerima infomasih kekinian khususnya di bidang sastra sehingga kelak mahasiswa dapat mumpuni dalam mengusai keterampilan ilmu selama menjalani studi.

Menariknya, kegiatan yang diselenggarakan bertujuan memperdalam pemahaman mahasiswa pada bidang sastra. Sebagaimana kegiatan tersebut berhubungan dengan Mata Kuliah Sejarah Sastra khusunya di Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Kie Raha. Karena itu, pertemuan semacam ini bukan sekedar diskusi biasa, namun bentuk kegiatan mentransferkan ilmu pengetahuannya kepada mahasiswa sebagaimana titik fokus pendidikan saat ini mengarah pada dunia literasi.

Literasi bukan saja pada membaca menulis. akan tetapi dengan adanya literasi juga dapat membuka wawasan anak bangsa sebagaimana tujuan Pendidikan adalah memanusikan manusia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *